Review Kelebihan dan Kekurangan Kamera DSLR Canon dan Nikon
Seperti yang sudah banyak berkembang di masyarakat, bahwa untuk memperdalam keilmuan fotografi maka anda harus memahami jenis-jenis kamera dari merek hingga tetek bengek lainnya. Yang selalu menjadi perbincangan hangat dibanyak forum adalah kamera DSLR merek Canon dengan Nikon. Memang kedua merek tersebut sedang bersaing ketat khususnya di Indonesia, walaupun ada merek lain yang juga patut menjadi perbincangan.
jika ditanya mana yang lebih bagus, susah untuk dijawab karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Oleh karena itu mari kita ulas kelebihan dan kekurangannya.
Canon: merupakan salah satu merek yang paling banyak diminati di dunia. Canon memiliki koleksi lensa yang beragam tetapi lengkap, mulai dari kualitas rendah hingga tinggi. Dan jenis kameranya juga beragam dari yang untuk pemula hingga profesionalpun ada.
Untuk kamera pemula milik Canon sangat bagus, misalnya 1000D, 450D, 500D, 550D; mudah digunakan serta antar muka dan menu yang rapi terorganisasi dengan baik. Tetapi kekurangan untuk kamera pemula ini adalah bahannya yang agak murahan sehingga tidak begitu enak genggamannya. Untuk kelas menengah atas kualitas gambarnya yang baik walaupun bergantung pada lensanya. Untuk Canon 40D memiliki 10mp, 50D memiliki 15mp, serta 7D memiliki 18mp. Dan ini lebih tinggi daripada Nikon yang tetap bertahan pada 12mp.
Nikon: jika dibandingkan Canon, system Nikon juga komplit. Nikon juga memiliki banyak lensa yang berkualitas tinggi serta lebih mahal dari Canon. Untuk kamera yang canggih, misalnya D300s, D700, D3; auto fokusnya bekerja lebih baik, pengendalian noise pada ISO tinggi sekelas diatas merek lain sehingga cocok digunakan untuk foto dikondisi ruangan gelap.
Berbeda dengan Canon, untuk kamera pemula Nikon tidak begitu bagus. Antar muka yang kurang baik, susunan menu kurang rapi, serta tombol-tombol yang tersedia kurang untuk mengakses settingan yang dipakai oleh user. Di samping itu, untuk kamera pemula Nikon tidak memiliki motor auto focus, sehingga mengakibatkan pada lensa-lensa lama harus menggunakan manual focus. Filosofi Nikon tetap bertahan menggunaka sensor 12 mp untuk semua kamera pada kelas menengah atas, tetapi Nikon lebih focus pada kontrok noise, bintik-bintik pada gambar yang muncul di setting ISO yang tinggi.
Itulah sedikit review penulis tentang perbandingan Canon dan Nikon DSLR, penulis sudah mencoba kedua perangkat tersebut. So, semuanya kembali kepada anda, sesuaikan kamera DSLR dengan kebutuhan pribadi anda
Baca juga artikel dengan topik yang sama berikut ini:
-
staid
Jul 27, 2011
-
Fikri
Jul 27, 2011
-
arief zulkipli
Oct 12, 2011
-
niello
Nov 28, 2011
-
Tuto
Apr 21, 2012
sip bos… nyang gini ane suka…
@staid: Terima kasih telah berkunjung ke FastNCheap Blog.
kata temen saya, dalam dunia fotografi hanya ada 3 agama:
1. agama nikon
2. agama canon
3. agama lain-lain (merk selain 2 diatas)
gak tau juga dari mana munculnya sistem agama ini..hehe
katanya, kalo mau beli camera, pilih no. 1 atau no. 2 diatas.
yg terpenting itu man behind the gun….mau pake nikon ato canon…ayo kembangkan kreatifitas anda
sama seperti agama.yang penting imannya…
nah ini informasi yang benar benar bagus bos… terimakasih, saya mau beli kamera Nikon aja.
Numpang kopi saya mau publis ke blog saya bos, saya sertakan link sumber.





