Mengambil Web Screenshot di Google Chrome dengan Extensions

Oct 10, 2012 by Under Tips & Trik - 2 Comments  

Anda suka Google Chrome? Karena kecepatannya? Atau karena banyak ekstensinya? Dua-duanya boleh. Selain cepat, kini Anda pun bisa mengambil skrinsot dari web yang dikunjungi dengan beberapa ekstensinya. Artikel ini akan membahas 3 ekstensi Chrome yang bisa mengambil skrinsot web. Namanya Awesome Screenshot, Webpage Screenshot, dan Screen Capture. Semuanya gratis.

Web Screenshot

Menginstal Ekstensi

Anda bisa menginstal dari laman resmi: http://chrome.google.com/webstore. Masukkan saja nama ekstensi untuk mencari. Instal dengan tombol biru TAMBAH KE CHROME.

Gambar Halaman Web

Awesome Screenshot

Ekstensi ini sederhana sekali, yakni untuk ambil skrinsot dan menandainya dengan lingkaran, kotak, dan garis-garis. Dia hanya bisa menyimpan dalam format PNG. Lalu sebagaimana ekstensi biasanya, bisa disetel hotkey-nya. Yang mengejutkan adalah editornya.

  • Capture Visible Part: hanya mengambil gambar bagian halaman yang terlihat dari jendela Chrome.
  • Capture Selected Area: mengambil gambar area laman yang kita seleksi sendiri.
  • Capture Entire Page: mengambil keseluruhan laman.

Edit Skrinsot

Setelah Anda mengambil skrinsot, Anda bisa mengeditnya langsung. Bisa diberi bentuk-bentuk dan garis. Ada blur dan freehand juga.

Edit Screenshot

Komentar saya: Awesome Screenshot ini bagus hanya saja ada ketidaknyamanan pada editornya. Saya mencobanya di Ubuntu 12.04 Firefox 15, ada jarak jauh sekali antara kursor saya dengan garis yang terbentuk. Ini akan menyulitkan pengguna kalau tidak segera diperbaiki. Kelemahan lainnya adalah ia cuma bisa dipakai mengambil skrinsot pada laman yang online. Maka dari itu saya mencobanya untuk WordPress di localhost.

Webpage Screenshot

Ekstensi ini sedikit lebih banyak fungsi daripada Awesome Screenshot. Dia bisa mengambil dalam format PNG maupun JPG. Dia memiliki opsi mengambil keseluruhan halaman dan hanya yang terlihat saja. Dia bisa diatur hotkey-nya. Fitur barunya adalah sanggup menyimpan laman sebagai MHTML.

Ambil bagian terlihat

Klik pada ikon Webpage Screenshot lalu pilih opsi paling atas. Di sini saya memakai ekstensi dalam Bahasa Indonesia. Jadi saya pilih opsi Hanya yang terlihat.

Screenshot Gambar

Ambil keseluruhan

Klik ikonnya dan pilih opsi kedua, Seluruh halaman web.

Edit gambar

Anda bisa mengedit gambar web yang baru diambil dengan editor internalnya. Pengeditan standar bisa dilakukannya.

Screenshot Google Chrome

Komentar saya: adapun fitur lain tidak saya bahas karena keluar dari topik. Bagus dan sangat sederhana. Bahkan otomatis berbahasa Indonesia di Chrome saya. Ada editor gambarnya juga. Hanya saja jika Anda perhatian dengan interface, mungkin Anda akan mengkritik tampilannya. Satu lagi, ia tidak bisa mengambil gambar laman internalnya Chrome dan laman lain yang tidak online. Saya tidak online tapi bisa mengambil skrinsot dari WordPress di localhost.

Screen Capture

Ekstensi yang satu ini agak istimewa karena dibikin langsung oleh Google sendiri. Dia bisa mengambil keseluruhan halaman, seleksi sebagian, hanya yang terlihat, bahkan bisa mengambil skrinsot di luar Chrome itu sendiri. Dia bisa menyimpan dalam PNG maupun JPG. Dia bisa diatur hotkey-nya. Dan dia bisa mengedit skrinsot yang sudah jadi.

Capture Whole

Cara menggunakan:

  • Seluruh halaman: Capture Whole Page (Ctrl+Alt+S)
  • Hanya yang tampak: Capture Visible Content (Ctrl+Alt+V)
  • Sebagian dengan seleksi: Capture Page Region (Ctrl+Alt+R)
  • Selayar monitor dengan seleksi: Capture Screen Region (Ctrl+Alt+P)

Mengambil Satu Bagian

Komentar saya: ekstensi ini agaknya sama saja dengan 2 sebelumnya yakni hanya mampu mengambil skrinsot untuk laman yang online. Artinya ia tidak mampu mengambil skrinsot untuk laman yang sudah saya simpan sebelumnya lalu saya buka di Chrome. Ia juga tak bisa mengambil skrinsot pada halaman internal Chrome (laman ekstensi dan pengaturan). Bukti sangkaan ini adalah ia baru bisa mengambil skrinsot web ketika saya menjalankan WordPress dari localhost (meski tidak ada internet). Bahkan saat diklik ikonnya, opsinya hilang ketika saya membuka laman yang tersimpan. Maka itu semua contoh di sini saya ambil dengan tampilan web WordPress. Untuk mengakalinya, kita manfaatkan fitur keempatnya yakni mengambil skrinsot dari layar monitor (sampai ke luar Chrome).

Pengaturan

Tentunya secara umum Anda bisa mengatur 3 hal yakni format, tempat, dan hotkey-nya. Sangat sederhana.

Screen Capture Options

TIP!

  • Ketiga ekstensi Google Chrome ini juga dapat diinstal pada Chromium Browser, kembarannya. Saya telah mencobanya pada Chromium Browser 18 dan berjalan normal.
  • Untuk meng-uninstall suatu ekstensi, Anda bisa masuk ke pengaturan Chrome, pada tab Ekstensi, dan klik pada ikon tong sampah kecil di kanan setiap entri ekstensi.
  • Kita bisa menonaktifkan suatu ekstensi dengan memberi cawang pada opsi Diaktifkan.
    Hapus ekstensi

Akhir

Ketiga ekstensi ini dapat Anda pilih sendiri mana yang terbaik. Terserah mau dipasang semua atau satu saja. Saya sendiri lebih sreg dengan yang terakhir karena lebih enak editing-nya. Terlepas itu, semua terserah Anda. Mulailah ber-screenshot ria!

  1. mulaniari
    Jan 28, 2013

  2. chrome emang browser paling simple..

  3. Fikri
    Jan 29, 2013

  4. @mianiari: Sesuaikan dengan kebutuhan saja.

(Required)

Saya bukan SPAMMER!

cara simpan tampilan web jpg chrome Edit poto empat jadi satu bingaki orange TV buat hp samsung champ duos line di bb tidak bisa telpon Modem multi gsm modem venus dirubah menjadi gsm aplikasi baca ebook format jar di android pungsi ifont pada tahun berapa pointblank hadir di indonesia cara membuat lampu kecil hidup dengan cookan download aplikasi fb vandroid