Arab Saudi Menolak Domain Baru .gay .baby dan .islam
Pemerintah Arab Saudi keberetan dengan domain yang berakhiran .gay .baby dan. islam yang marak diusulkan. Komisi Komunikasi dan Teknologi Informasi Arab Saudi (setingkat Departemen) mengajukan keberetan atas usulan beberapa domain yang akan diluncurkan hingga berjumlah 31 ekstensi sebab alasan agama dan budaya arab.
Keluhan Saudi disampaikan kepada ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Number) yang mengatur standart penamaan di internet. Sebagai pertimbangan untuk umum ICANN telah membuka pintu selebar-lebarnya untuk berdikusi sebelum penanamaan diluncurkan. Sejauh ini ada banyak pro dan kontra mengenai penamaan domain tersebut yang semuanya masih digodok oleh team dari ICANN.
Khusus untuk domain .gay, pihak Arab Saudi mengatakan “Banyak masyarakat dan budaya menganggap homoseksual bertentangan dengan moralitas dan budaya agama ” kata perwakilan CITC, Komisi komunikasi Arab Saudi. Kekhawatiran muncul sebab nama domain tersebut berbau dengan pornografi, seks, minum perjudian dan agama. Seperti merek produk bayi Johnson & Johnson menggunakan nama domain .baby mungkin digunakan untuk memasarkan produk bayi. Namun dalam keluhan yang disampaikan pemerintah Arab Saudi nama domain tersebut dikhawatirkan digunakan untuk situs porno. “Pornografi merusak kesetaraan Gender dan mengancam moral masyarakat”
Juga alasan yang sama, domain .islam berpendapat bahwa pemohon nama adalah perusahaan swasta yang tidak mewakili mayoritas komunitas islam diseluruh dunia. Setidak-tidaknya harus meminta ijin terlebih dulu kepada umat islam di seluruh dunia menggunakan domain tersebut atau tidak sama sekali.
Arab saudia bukan negara satu-satunya yang melaporkan keluhan TLD ini. Perusahaan pengecer pakaian Patagonia Amerika mengajukan penamaan domain .patagonia. Khusus domain ini, ada protes dari negara Argentina yang merasa keberatan dengan penamaan tersebut yang menyangkut wilayahnya bernama Patagonia yang dinamai oleh Magellan tahun 1520.
Australia juga dilaporkan keberatan dengan penamaan domain .oldnavy sebab angkatan laut Australia keberatan karena menyangkut wilayah sipil mereka. dan juga, beberapa pemilik merek dagang merasa keberatan dengan nama domainnya baru yang menurut informasi ICNN terdapat pengajuan lebih dari 500 Top Level Domain.
Karena beberapa protest tersebut, ada kabar kalau pihak ICANN akan menunda peluncuran domain-domain yang diajukan. Kita tunggu saja kabar beriutnya.
Jangan pernah ketinggalan berita terbaru lainnya di sini:
Baca juga artikel dengan topik yang sama berikut ini:
-
Fikri
Dec 6, 2012
Makasih gan atas infonya
@ayi: Sama-sama dan terima kasih banyak sudah bekrunjung ke sini. Jangan lupa baca artikel menarik lainnya di FastNCheap Blog.











Dec 5, 2012